Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internasional. Tampilkan semua postingan
Kemegahan Kota London dalam Menyambut Ramadan 2023

Kemegahan Kota London dalam Menyambut Ramadan 2023

Hiasan Lampu di London dalam merayakan bulan suci Ramadan 2023


bersamaislam.com - London yang dikenal sebagai Kota Global yang Mutlikultural yang diketahui jumlah populasi mencapai 8,98 Juta Jiwa termasuk populasi Muslim yang berkembang pesat, sehingga Kota ini menjadi Ibu Kota dan Kota terbesar di Negara Inggris dan Britania Raya.

Baru-baru ini London memperlihatkan aksinya yang menggambarkan penduduknya sangat antusias menyambut bulan suci Ramadan ditahun 2023 ini. London dihiasi dengan lampu yang bernuansa islami untuk menyambut Ramadan.

Dekorasi gantung yang bertuliskan Happy Ramadan yang disertai hiasan berbentuk bulan tsabit dan bintang yang menghiasi Kota London di sepanjang jalan Coventry Street yang banyak menarik perhatian penduduk dalam dan luar negeri untuk menyaksikannya langsung.

Lampu hias ini diresmikan oleh Walikota London, Sadiq Khan dengan total lampu 30.000 buah yang menghiasi Kota London. Kemegahan dekorasi tersebut dikhususkan untuk menyambut Ramadan selama Sebulan dan disebut dengan nama Ramadan Rush.

"This is a special time for a many Muslims." Ujar Sadiq Khan (Wali Kota London).

Wali Kota sangat mendukung adanya Lampu Hias ini dalam merayakan Ramadan, dilansir dari Liputan6, Hiasan lampu yang meriah ini merupakan dekorasi Ramadan yang pertama, tidak hanya untuk London, tetapi seluruh Eropa. “London sekarang menjadi kota besar pertama di Eropa yang menjadi tuan rumah pertunjukan cahaya spektakuler untuk menandai Ramadan. Ini adalah simbol nyata bagaimana ibu kota kami merayakan keberagaman kami,” kata Wali Kota.

Inspirasi Anak Muda. Gadis Atlit Panahan Juara Internasional

Inspirasi Anak Muda. Gadis Atlit Panahan Juara Internasional

Momen Arum Nazlus: Memanah dan menjuarai di Turki

bersamaislam.com
- Dari banyaknya cabang olahraga yang sering dilagakan di Kancah Nasional-Internasional, salah satunya adalah cabang olahraga memanah. Seperti yang telah dijelaskan pada tulisan sebelumnya, memanah atau  Rimayah merupakan amalan yang dianjurkan dalam islam seperti yang dicontohkan oleh sahabat dan rasul di zamannya, yaitu permainan target yang menggunakan anak panah oleh bantuan busur.

Indonesia termasuk Negara yang kaya akan atlit, terbukti dari tahun ke tahun Indonesia selalu mencetak atlit-atlit dari berbagai cabang olahraga, sehingga nama Indonesia seringkali tercatat sebagai juara di Kancah Nasional bahkan Internasional. Arum Nazlus, Gadis kelahiran 2008 ini telah menaklukkan beberapa kejuaraan dalam olahraga panahan, pada tanggal 17 Agustus 2021 Arum berhasil menyabet gelar juara umum dalam memanah dan berkuda, ia juga berkesempatan menyanyikan lagu Indonesia Raya di tanah Turki. 

Dibalik pencapaian Arum Nazlus yang mengharumkan nama baik Indonesia, ada proses panjang yang ia lalui, delapan tahun ia berlatih memanah dan berkuda juga terinspirasi dari sosok ibu nya yang juga atlit panahan.

Pencapaian Arum Nazlus membawa nama baik tanah air Indonesia di Kancah Internasional, juga banyak menginspirasi pemuda, salah satunya Muhammad Tegar Rifa'i (Santri Hafizh Qur'an Indonesia) yang mengidolakan Arum setelah menonton beberapa vidio panahan di YouTube dan seringkali oleh penulis kedapatan saat menstalking info-info tentang Arum.

"Bagi saya, Arum Nazlus adalah sosok pemudi yg menginspirasi, diusiannya yang masih belia, dia bisa mengharumkan nama bangsa, bahkan dibidang olahraga yang jarang bisa dikuasai kebanyakan orang, harapan saya semoga para pemuda bisa termotivasi untuk mempelajari olahraga sunnah ini yakni berkuda dan memanah dan semoga pondok pesantren tempat saya tinggal (Hafizh Quran Indonesia) bisa segera mengadakan ekstrakurikuler berkuda dan memanah. Aamiin. " Ujar Muhammad Tegar Rifa'i 


Santri HAQIN Borong Medali Emas di Kejuaraan IPBOIC XI 2023

Santri HAQIN Borong Medali Emas di Kejuaraan IPBOIC XI 2023


Potret kemenangan


bersamaislam.com - Santri Hafizh Qur'an Indonesia mencetak sejarah baru. Sasana Silat HAQIN yang telah diresmikan sebagai program ekstrakulikuler bagi santri ini mendapat dukungan dari masyarakat sehingga yang ikut tak hanya santri, para orang tua yang turut mendukung, dengan antusias mendaftarkan anaknya dalam Sasana Silat HAQIN. Baru berjalan dua bulan di tahun 2023 ini, Sasana Silat HAQIN mampu bersaing di Kancah Internasional pada Kejuaraan IPBOIC XI yang berlangsung pada tanggal 02-05 Maret 2023 di GOR Futsal Jatinangor, Bandung-Jawa Barat.

Anggota Sasana Silat HAQIN yang saat ini berjumlah 13 orang ikhwan, 7 orang diantaranya diutus mengikuti kejuaraan tersebut. Berikut nama-nama santri yang mengikuti Kejuaraan terbuka Indonesia Paku Bumi Open 11th International Championship :

1. Muhammad Tegar Rifa'i (Ngawi-Jatim)
    (Dewasa: Kelas D)
    Peraih: Medali Emas

2. Muhammad Bugar Tawakal (Nganjuk-Jatim)
    (Dewasa: Kelas F)
    Peraih: Medali Emas

3. Khalish Muhammad Al-Ghazie (Banda Aceh-Aceh)
    (SMP : Kelas berat)
    Peraih: Medali Emas

4. Huzaifi Abdurrahman Ginting (Bandung-Jabar)
    (SMP: Kelas D)
    Peraih: Medali Emas

5. Fadhlan Ibnu Hakim (Bandung-Jabar)
    (SD: Kelas F)
    Peraih: Medali Emas

6. Fadhli Ibnu Halim (Bandung-Jabar)
    (SD: Kelas D)
    Peraih: Medali Emas

7. Faaiq Ismail Abdurrazaq (Bandung-Jabar)
    (SD: Kelas C)
    Peraih: Medali Perak

Juga turut hadir para Pembesar Lembaga Hafizh Qur'an Indonesia untuk memberikan support dan do'a kepada para atlit HAQIN yang sedang berjuang, mulai dari Direktur, Kepala sekolah, Pembina dan penasihat juga Ustadz dan Ustadzah. Rasa haru dan bangga dirasakan masyarakat RTQ Hafizh Qur'an Indonesia melihat kemenangan pada ajang berbakat tersebut yang membawa nama HAQIN sebagai Kontingen. "Semoga pertandingan ini memberikan pengalaman kepada para santri sehingga dapat membentuk karakter yang sportif, semangat silaturahim, dan pantang menyerah dan mengejar prestasi." Kata Direktur HAQIN di sela-sela pertandingan.


Cara Negara Qatar Mendakwahkan Islam di Piala Dunia 2022

Cara Negara Qatar Mendakwahkan Islam di Piala Dunia 2022

Piala Dunia 2022 Qatar (FIFA World Cup 2022)

bersamaislam.com - Qatar merupakan negara Islam terkaya didunia. Sebagai negara muslim terkaya, rupanya Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia tahun ini, World Cup 2022. Sebagai tuan rumah piala dunia, Qatar telah melukis sejarah spektakuler dalam sejarah sepakbola internasional. Qatar yang merupakan negara muslim, rupanya Qatar menjadi negara muslim pertama sebagai penyelenggara piala dunia. Tidak hanya itu, Qatar juga melakukan dakwah Islam dalam penyelenggaraan piala dunia.

Beberapa cara yang dilakukan Qatar untuk mendakwahkan Islam. Mulai dari pembukaan upacara dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dan mengumandangkan azan di stadion. Berikut beberapa cara Qatar mensyiarkan Islam dalam Piala Dunia 2022.

1. Pembukaan dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an

Pembukaan World Cup 2022 diselenggarakan di Stadion Al Bayt, Qatar pada hari Minggu (20/11/2022). Pembukaan acara piala dunia disemarakan oleh lantunan ayat suci Al-Qur'an oleh sosok Ghanim Al-Muftah. Ghanim Al-Muftah merupakan putra asli Qatar yang menyandang disabilitas. Tidak hanya itu, ia merupakan seorang Youtuber.

Di pembukaan tersebut, Ghanim Al-Muftah melantunkan surat Al-Hujurat ayat 13. Dia didampingi oleh seorang aktor asal Amerika Serikat bernama Morgan Freeman. Ghanim dan Freeman menampilkan teatrikal tentang potongan firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala surat Al-Hujurat ayat 13. Keduanya menyoroti perihal kesetaraan derajat manusia di sisi Allah Subhanahu Wa Ta'ala.   
   
      يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَٰكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَىٰ وَجَعَلْنَٰكُمْ شُعُوبًا وَقَبَآئِلَ لِتَعَارَفُوٓا۟ ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ ٱللَّهِ أَتْقَىٰكُمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ  ١٣

"Ya ayyuhan-nasu inna khalaqnakum min zakariw wa unsa wa ja'alnakum syu'ụbaw wa qaba'ila lita'arafụ, inna akramakum 'indallahi atqakum, innallaha 'alimun khabir."

Artinya : "Wahai manusia, sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan perempuan. Kemudian, Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Mahateliti."

2. Mural Hadits

Selain dibuka dengan ayat suci Al-Qur'an, Qatar menyajikan mural-mural bertuliskan hadits-hadits nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam untuk mengenalkan Islam. Mural mural tersebut dipasang disejumlah titik strategis Doha. Mural-mural hadist Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seakan-akan menyambut para tamu dari berbagai belahan dunia. Qatar memasang mural-mural hadits Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam yang berisi pengingat amal kebaikan untuk mengenalkan Islam di muka dunia. 

Salah satu bunyi hadist yang terdapat di mural pada salah satu jalan Doha adalah sebagai berikut.

     مَنْ كَانَ يُؤمِنُ بِاللهِ وَاْليَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْراً أَو لِيَصْمُتْ، وَمَنْ كَانَ يُؤمِنُ بِاللهِ وَاْليَومِ الآخِرِ فَلاَ يُؤْذِ جَارَهُ، ومَنْ كَانَ يُؤمِنُ بِاللهِ  
                                                      واليَومِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ

Artinya: "Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia berkata baik atau diam, barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia menghormati tetangganya dan barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah dia memuliakan tamunya." (HR Al-Bukhari dan Muslim).

3. Barcode Perkenalan Islam di Hotel
 
Sejumlah hotel di Doha dirancang khusus untuk memasang barcode dikamar pengunjung. Barcode-barcode tersebut dipasang guna untuk mengenalkan Islam yang ditampilkan dalam berbagai bentuk bahasa.

"Barcode tersebut mengarahkan pada laman Kementerian Wakaf dan Urusan Islam Qatar. Tampilan pertamanya menyajikan pilihan bahasa yang dapat dipilih pengguna, lalu tampilan akan mengarah pada profil perkenalan Islam," tulis Aljazeera, dikutip Rabu (23/11/2022).

4.Bir, Alkohol dan Dukungan untuk LGBTQ+ Dilarang

Minum bir dan alkohol merupakan sebuah tindakan ilegal yang ditetapkan dalam negara Qatar. Ketetapan ini sejalan dengan aturan agama Islam. Qatar melarang aksi meminum bir dan alkohol disetiap tempat stadion yang digunakan Piala Dunia Qatar 2022.

Meskipun demikian, FIFA menyediakan lobi khusus bagi para supporter yang datang dari negara-negara Eropa dan Amerika Latin. Hal ini dilakukan khusus oleh FIFA kepada panitia Piala Dunia 2022. Alkohol hanya akan dijual di zona suporter, seperti FIFA Fan Festival berkapasitas 40.000, yang ada sebuah pusat Doha, Taman Al Bidda.

"Tak seperti Piala Dunia yang sudah-sudah, bir tak akan disediakan sepanjang hari, namun hanya dijual di waktu-waktu yang sudah ditetapkan," kata seorang sumber pada Reuters.

Di lain hal  itu, negara Qatar juga melarang berbagai simbol LGBTQ+ (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, Queer dan lainnya) selama perayaan Piala Dunia 2022. Bahkan, panitia pihak Piala Dunia telah menyiapkan sanksi khusus bagi tim peserta yang berani melanggarnya.

Sikap yang dilakukan Qatar ini pun mengundang kritik dari banyak pihak yang menganggap sebagai diskriminasi pada LGBTQ+ di negara Timur Tengah tersebut.


Dikutip dari www.detik.com

Arab Saudi Kalahkan Argentina, Pemerintah Umumkan Hari Libur Nasional

Arab Saudi Kalahkan Argentina, Pemerintah Umumkan Hari Libur Nasional

                                                     
Arab Saudi menang atas Argentina dengan skor 2-1 di World Cup 2022 Qatar

bersamaislam.com - Arab Saudi berhasil mengalahkan Argentina pada ajang Piala Dunia 2022 di Qatar. Kemenangan Arab Saudi ini mencetak skor 2-1 atas Argentina, mengukir sejarah pertandingan pembuka grub C di Stadion Lusail. Hal ini sangat mengejutkan ketika zona Asia menumbangkan zona Conmebol. La Albiceleste (julukan negara Argentina yang memiliki jersey warna biru langit dan putih) telah memenangkan piala dunia sebanyak 2 kali. Tak disangka Al-Akhdar (julukan negara Arab Saudi yang artinya Si Hijau) berhasil mengalahkannya di pertandingan pertama. 

Atas kemenangan Arab Saudi, Raja Salman bin Abdul 'Aziz mengumumkan hari libur nasional dinegaranya tersebut. Beliau menerima usulan dari Putra Mahkota Mohammad bin Salman untuk merayakan kemenangan Al-Akhdar (Arab Saudi), negaranya dengan hari libur nasional. Kerajaan Arab Saudi resmi menetapkan hari Rabu (23 November 2022) sebagai hari libur nasional.

Kemenangan terasa sangat spesial karena diraih atas Argentina yang merupakan favorit juara dunia. Wajar saja jika pemerintah Arab Saudi dan masyarakat bergembira merayakannya. Kemenangan tersebut membuat Arab Saudi berpeluang besar untuk lolos ke babak 16 besar. Arab Saudi berada di puncak klasemen grub C dengan tiga poin saat ini. Diatas Meksiko dan Polandia yang imbang tanpa gol. Kemudian, Arab Saudi akan bertemu dengan Polandia di laga kedua pada hari Sabtu, 26 November 2022.

Libur nasional yang diumumkan pada hari Selasa (22 November 2022) berlaku untuk semua karyawan disektor publik dan swasta. Tak terkecuali juga untuk para pelajar di semua jenjang Arab Saudi. Hari libur tersebut bertujuan untuk memberi ruang bagi masyarakat untuk merayakan kemenangan. Kemenangan dramatis ini hampir dirayakan disetiap negeri, juga di jantung ibu kota Arab Saudi, Riyadh dan Jeddah di tepi Laut Merah.


- Dilansir dari ayobogor.com dan merdeka.com

Inilah Masjid di Amerika yang Asalnya Gereja

Inilah Masjid di Amerika yang Asalnya Gereja











bersamaislam.comDilansir dari Republika.id 29/3 sebuah keluarga pengusaha Muslim asal Indonesia H. Moch. Thohir sudah menjadikan kota Los Angeles, Amerika Serikat sebagai rumah keduanya. Setiap kali berlibur pasti dihabiskan di kota tersebut. Dalam perjalannya, sering dirasakan keprihatinan terhadap masjid bagi warga negara Indonesia yang ada di sana terutama dalam hal ibadah shalat jum’at. Dan inilah awal mula sebuah masjid didirikan. Berasal dari sebuah keprihatinan inilah sebuah masjid berdiri di kota Los Angeles.

Garibaldi anak dari H. Moch. Thohir inilah yang memiliki tekda kuat untuk mendirikan sebuah masjid di Los Angeles atas keinginan ayahnya yang wafat pada 2016. Hal ini dilakukan Garibaldi dan keluarga Thohir serta para WNI sekaligus tergabung dengan Indonesia Muslim Foundation (IMFO) yang berada di sana untuk mencari lokasi yang cocok untuk pembangunan masjid. Akhirnya pencarian lokasi menemukan sebuah hasil yaitu di salah satu pusat kota Los Angeles dalam bentuk bangunan tua yang sebelumnya dimiliki oleh komunitas gereja Samoa yang berhasil dibeli.

Biaya untuk membeli bangunan tersebut didapat dari donasi para WNI yang berada di sana dan dukungan dari kelurga Thohir. Berdirilah sebuah bangunan masjid ini mmapu menmapung sekitar 200 orang jamaah yang dulunya merupakan bangunan yang dibangun pada tahun 1920. Selain digunakan untuk sholat, bangunan yang berubah menjadi masjid ini digunakan juga Sebagian tempatnya untuk ruang pertemuan dan Sebagian untuk ruang kelas anak-anak sampai remaja.

Tidak hanya sebatas bangunan masjid, ruangannya menggunakan karper biru cerah dengan lampu yang menggantung besar serta kaligrafi ayat kursi yang mengelilingi ruangan tersebut. Dalam kesempatan ini Garibaldi menyampaikan pesannya agar masjid ini yang semula merupakan gereja milik komunitas Samoa tersebut bisa memakmurkan masyarakat Islam Indonesia yang ada di Los Angeles.

Salah seorang arsitek asal Mesir yang sekaligus membantu pembangunan masjid tersebut Tahreq Abdel Hady mengungkapkan bahwa masjid tersebut dibangun dengan banyak jendela, dengan demikian masyarakat luar bisa melihat aktivitas di dalam masjid karena di sana masih banyak ditemui orang yang mencurigai umat Islam.

Dengan dibangunnya masjid yang diberi nama Masjid At-Thohir ini menjadi deretan keenam yang dimiliki oleh warga Indonesia di Amerika Serikat. Bahkan Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat Rosan Perkasa Roeslani mengapresiasi sekaligus merasa bersyukur atas diresmikannya masjid tersebut, “Tempat ini akan memberi dampak positif bagi Indonesia,” Kata Rosan.


Prancis Larang Hijab, Begini Beritanya

Prancis Larang Hijab, Begini Beritanya



bersamaislam.comSeorang pengacara asal Prancis melakukan kritik atas Uni Eropa terhadap sebuah iklan konferensi Masa Depan Eropa yang pada iklan tersebut menampilkan seorang wanita muslim yang berhijab, sebagaimana diberitakan oleh Al Jazeera pada 11/2.

Kritik ini diampaikan melalu cuitan di Twitter oleh Thibault de Montbrial seorang penasihat kandidat sayap kanan Prancis. Ia berpedapat hal tersebut adalah sebuah ledakan yang tidak perlu terhadap Uni Eropa. Dikutip dari mvslim.com, Thibault menggambarkan hal tersebut dengan “tidak bisa berkata apa-apa” dan dalam cuitannya itu “Pilihan seorang wanita bercadar untuk mengilustrasikan sebuah konferensi tentang masa depan Eropa membuat anda tidak bisa berkata apa-apa. Ikhwanul Muslimin tidak berani memimpikannya, para idiot yang berguna melakukannya. Bagi saya, saya akan berjuang sekuat tenaga untuk menghindari masa depan seperti itu untuk #Eropa #Islamisme. (Diterjemahkan dari bahasa Prancis ke bahasa Indonesia).

Perselisihan media sosial menempatkan perlakuan Prancis terhadap populasi Muslim minoritas – terbesar di Eropa – kembali menjadi sorotan menjelang pemilihan presiden negara itu pada bulan April.

Dikutip dari mvslim.com sebagaimana diberitakan pada 15/2, bahwa hal ini bisa terjadi dan dilakukan oleh Prancis karena beberapa bulan yang lalu Prancis mengesahkan UU tentang pelarangan hijab. Hal ini ditandai dengan para pejabat pemerintah memberikan dukungan terhadap pelarangan wanita muslim menggunakan hijab dalam kompetisi olahraga.

Keputusan ini juga disetujui oleh para senator yang memberikan suara lebih unggul 160 dibanding 143 suara di Majelis Tinggi Parlemen. Persetujuan pelarangan hijab ini secara resmi mengubah Undang-Undang yang semula menyatakan penghapusan symbol agama, sekarang lebih eksplisit dan lebih spesifik terhadap pelarangan hijab atau penggunaan kerudung. Perubahan UU tersebut dilakukan atas dasar usulan dari anggota Partai Les Republicains.

“Saat ini, ada ketidakpastian hukum tentang pemakaian simbol-simbol agama, dan perlu bagi negara untuk secara jelas mendefinisikan aturannya,” kata amandemen tersebut. “Jika pemakaian hijab tidak secara eksplisit dilarang, kita bisa melihat munculnya klub olahraga komunitas yang mempromosikan tanda-tanda agama tertentu.”

Salah satu olahraga yang melarang pemakaian hijab di Prancis adalah Federasi Sepak Bola Prancis yang secara resmi melarang penggunaan hijab selama pertandingan resmi dilakukan.

Les Hijabeuses yang merupakan sekelompok aktivis yang menentang aturan federasi tersebut, mengatakan bahwa wanita Muslim memiliki hak untuk menikmati olahraga tanpa mengorbankan aspek penting dari keyakinan mereka (penggunaan hijab).

Selama beberapa tahun terakhir, Prancis telah dikecam karena terus-menerus menargetkan komunitas Muslim sebagai objek minoritas. Pada tahun 2011, Prancis melarang penggunaan cadar atau niqab, kemudian pernah melakukan peningkatan inspeksi masjid, sekolah dan klub olahraga, dalam upaya untuk “mengatasi ekstremisme.”

Tahun lalu, mereka juga mengesahkan “RUU Separatisme”, yang secara efektif melarang anak perempuan di bawah usia 18 tahun mengenakan jilbab di tempat umum seperti taman dan sekolah. Keputusan kontroversial tersebut memicu gerakan “Hands off My Hijab” di media sosial.

Pemerintah Karnataka India Larang Siswi Muslim Kenakan Hijab Di Sekolah

Pemerintah Karnataka India Larang Siswi Muslim Kenakan Hijab Di Sekolah

Demonstrasi dilakukan oleh siswi dan mahasiswi muslim India
bersamaislam.comPemerintah Karnataka, India bagian Selatan melalui pemerintah pada Sabtu (5/2) menyebutkan bahwa seluruh sekolah harus mengikuti aturan berpakaian yang telah ditetapkan manajemen. Tepatnya, hal ini disampaikan oleh Menteri Pendidikan Karnataka B. C. Nagesh yang mengunggah hal tersebut di twitter, Nagesh juga mengatakan aturan tersebut sudah dilakukan peninjauan keputusan pengadilan dari seluruh negeri untuk melarang penggunaan hijab di lembaga Pendidikan seperti dilansir dari Liputan 6.

Kantor berita AFP memaparkan bahwa hal-hal seperti ini yang terjadi terhadap muslim sering dilaporkan, ketika India berada di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Narendra Modi seorang nasionalis Hindu. Modi telah mempertahankan catatannya dan mengatakan kebijakan ekonomi dan sosialnya ini dapat menguntungkan bagi India seperti dilansir dari Kompas.

Dilansir dari VOA Indonesia, akibat diterapkannya aturan pelarangan hijab bagi siswi muslim di lembaga Pendidikan, pada Selasa (8/2), sempat terjadi kericuhan di Provinsi Karnataka warga mayoritas Hindu menyoraki siswi-siswi yang berhijab dengan kalimat "Jai Shree Ram" yang memiliki makna "Kemulian untuk Dewa Rama". Terdengar pula seorang pelajar Muslim yang berteriak "Allahu Akbar" sembari melewati massa yang menyoraki mereka. Kemudian karena sempat terjadinya kericuhan, tindakan dilakukan oleh pemerintah provinsi setempat dengan cara menutup sekolah selama tiga hari sebagai upaya dalam meminimalisir protes yang dilakukan oleh masyarakat setempat.

Pada Selasa (8/2), Pengadilan Tinggi Karnataka mengadakan sekaligus menggelar sidang perdana untuk siswi-siswi yang mendesak penghapusan aturan pelarangan hijab di sekolah yang dikumpulkan melalui petisi yang dibuat.

Dalam sebuah kesempatan, "Berhijab merupakan pilihan pribadi yang tidak melukai siapapun, hal ini melanggar hak-hak yang sudah ditetapkan oleh konstitusi India," tutur Sumayya Rousha, seorang Presiden Organisasi Muslim Karnataka, India Selatan.

Anggota Partai Oposisi Pemerintah, Rahul Gandhi yang mengklaim ketika kita melarang siswi untuk berhijab dalam belajar, "Kita sedang merenggut masa depan perempuan India."

Dilansir dari Republika, Duta Amerika Serikat untuk kebebasan beragama Internasional Rashad Hussain merasa prihatin dengan peraturan pelarangan hijab bagi siswi muslim di Karnataka, India bagian Selatan.

Seperti yang sudah dikatakan di atas, bahwa hal ini tidak sesuai dengan hak-hak yang telah ditetapkan oleh konstitusi India, salah satunya menjamin hak dalam beragama. Sejak Perdana Menteri Modi berkuasa, banyak terjadi serangan-serangan terhadap minoritas khususnya muslim.


Heboh! Arab Saudi Tahan 11 Pangeran dan Puluhan Menteri atas Kasus Korupsi

Heboh! Arab Saudi Tahan 11 Pangeran dan Puluhan Menteri atas Kasus Korupsi

Kerajaan Arab Saudi telah menangkap 11 pangeran dan puluhan menteri atas kasus korupsi.
Putra Mahkota Mohammed bin Salman 

bersamaislam.com Riyadh - Pemerintah Arab Saudi dikabarkan telah menahan setidaknya 11 pangeran dan puluhan mantan menteri melalui komite anti-korupsi yang baru terbentuk. Kabar tersebut disiarkan langsung oleh televisi Arab Saudi bernama Al-Arabiya pada hari Sabtu (4/11).

Penangkapan tersebut atas perintah dari panitia komite anti korupsi baru yang dipimpin oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman yang telah dibentuk setelah mendapat keputusan dari kerajaan beberapa jam sebelumnya pada hari tersebut.

Dengan penangkapan tersebut, maka kerajaan dianggap telah menggulingkan salah satu bangsawan tertinggi tingkat negara dengan kekuasaan. Pihak kerajaan juga menghentikan Pangeran Miteb bin Abdullah dari jabatannya sebagai kepala Garda Nasional. Pangeran Miteb dikabrkan pernah dianggap sebagai pesaing takhta kerajaan.

Untuk kedepannya, Pangeran Miteb diganti oleh seorang bangsawan yang kurang dikenal bernama Pangeran Khalid bin Ayyaf al-Muqrin namun telah memegang jabatan senior di Garda Nasional.

Ayah Pangeran Miteb yaitu almarhum Raja Abdullah telah memimpin Garda Nasional dan dianggap sejumlah pengamat telah mengubahnya menjadi kekuatan yang kuat untuk bertugas melindungi keluarga Al-Saud yang berkuasa, serta tempat-tempat suci yang penting di Mekah dan Madinah serta sejumlah lokasi minyak dan gas.

Pangeran Miteb pernah dianggap sebagai pesaing takhta. Pengusirannya dianggap telah menghilangkan salah satu saingan yang paling hebat bagi pangeran mahkota saat ini. Tiga bulan yang lalu, Pangeran Mohammed bin Nayef yang menjadi saingan juga digulingkan dari jabatannya sebagai menteri dalam negeri. Selain itu, kerajaan juga menggantikan Menteri Ekonomi dan Perencanaan Adel Fakeih dengan wakilnya, Mohammad al-Tuwaijri.

Kepala tiga jaringan TV milik pemerintah, termasuk Pangeran Alwaleed bin Talal (Rotana), Walid Al Brahim (MBC) dan Saleh Kamel (ART) juga ditangkap. Pangeran Alwaleed adalah salah satu orang terkaya di Timur Tengah, dengan investasi di jaringan Twitter, Apple, Rupert Murdoch, News Corp, Citigroup, dan Four Seasons, Fairmont dan Movenpick. Dia juga seorang investor dalam layanan ride-sharing Lyft and Careem, keduanya pesaing Uber di AS dan Timur Tengah.

Sementara itu, Raja Salman pada hari Sabtu juga memecat tiga pejabat senior negara yang dianggap terlibat dalam serangkaian kisruh masalah ekspor minyak dunia.

Kantor berita resmi Saudi SPA menyebutkan bahwa Raja Salman juga memberhentikan Pangeran Moteib bin Abdullah dari posisinya sebagai menteri Garda Nasional dan menggantikannya dengan Khaled bin Ayaf. Menteri Perekonomian dan Perencanaan Adel al-Faqieh juga digantikan oleh Mohammed al-Tuwaijri. Selain itu, Panglima Angkatan Laut Saudi, Abdullah al-Sultan, diganti dengan Fahad al-Ghafli.


Pangeran Saudi: Arab akan Anut Islam Moderat dan Terbuka

Pangeran Saudi: Arab akan Anut Islam Moderat dan Terbuka

Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman rancang Visi 2030 untuk pilihan hiburan dan promosikan wanita di dunia kerja.
Pangeran Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman 


bersamaislam.com Riyadh - Pangeran Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman berjanji untuk mengembalikan ajaran Islam yang moderat dan terbuka di kerajaan yang dikenal dengan peraturan konservatifnya yang dianggap terlalu ketat oleh dunia barat.

"Kami akan kembali ke tempat kami sebelumnya, yaitu sebuah negara dengan Islam yang moderat dan terbuka untuk semua agama dan dunia," jelasnya saat berpidato di acara Future Investment Initiative di Riyadh pada Selasa (24/10).

Ia menjelaskan, langkah tersebut adalah isi dari rencana "Visi 2030", dimana pemerintah Arab Saudi akan menerapkan reformasi sosial dan ekonomi saat kerajaan tersebut mempersiapkan era pasca minyak.

Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman rancang Visi 2030 untuk pilihan hiburan dan promosikan wanita di dunia kerja.
Pangeran Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman bersama Donald Trump

Dengan lebih dari setengah warga negara berusia di bawah 25 tahun, Pangeran Mohammed, arsitek Vision 2030, dipandang memenuhi aspirasi kaum muda dengan serangkaian pilihan hiburan dan akan mempromosikan lebih banyak wanita di dunia kerja.

Namun Pangeran Mohammed mengungkapkan bahwa Arab Saudi tidak akan menghabiskan 30 tahun di masa depan untuk menghadapi nilai yang cenderung merusak seperti ekstremisme.

"Kami akan menghancurkan mereka hari ini, kami akan segera mengakhiri ekstremisme!," tegasnya.


Tersinggung, Erdogan Tegaskan Takkan Bicara Lagi dengan Dubes AS

Tersinggung, Erdogan Tegaskan Takkan Bicara Lagi dengan Dubes AS

Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan mengatakan ia tidak akan menerima lagi kedatangan Duta Besar Amerika Serikat ke negaranya.
Erdogan tegaskan tidak akan menerima kunjungan Dubes AS


bersamaislam.com Ankara - Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan mengatakan bahwa pemerintahannya tidak lagi menerima legitimasi Duta Besar Amerika Serikat ke negaranya. Pernyataan tersebut dikemukakan oleh Erdogan saat terjadi perselisihan diplomatik antara Washington dan Ankara.

Seperti dilansir Vice News pada Rabu (11/10), kedua negara tersebut telah saling menangguhkan layanan visa non-imigran kepada warga masing-masing selama akhir pekan kemarin setelah Turki menahan seorang warga Turki yang bekerja di kedutaan AS dan menuduhnya telah ikut ambil bagian dalam usaha kudeta pada tahun 2016 yang gagal saat menjatuhkan Erdogan. Langkah tersebut juga membuat pasar saham Turki menukik tajam.

Sekarang Erdoğan mengatakan bahwa dia secara pribadi dan menteri pemerintahan utamanya telah menolak untuk berbicara dengan Duta Besar AS saat ini yang bernama John Bass, yang baru-baru ini telah dikonfirmasi oleh Senat AS untuk mengisi sebuah jabatan baru di Afghanistan.

"Sebenarnya, Duta Besar ini sedang melakukan kunjungan perpisahannya. Dan sekarang, Menteri Kabinet kami, Ketua Parlemen dan saya sendiri tidak akan menerima kunjungan perpisahannya, dan kami tidak akan melakukannya, karena kami tidak melihatnya sebagai wakil Amerika Serikat di Turki. Izinkan saya menegaskan hal ini!," ujar Erdogan dengan berapi-api saat berpidato di sebuah acara di Beograd.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan mengatakan ia tidak akan menerima lagi kedatangan Duta Besar Amerika Serikat ke negaranya.
Erdogan berpidato

Pihak AS menganggap serangan balasan terhadap aksi kudeta 2016 telah membuat sejumlah besar tokoh politik yang pro kudeta ditangkap, termasuk kepala Amnesty International setempat. Kritikus AS malah menuduh Erdogan sedang menuju kediktatoran total.

"Ini adalah sebuah krisis yang parah!," ujar mantan Duta Besar AS untuk Turki dari tahun 2008 sampai 2010, James Jeffrey, kepada VICE News.

Jeffrey menganggap penangkapan pegawai kedutaan AS, adalah bagian dari upaya untuk memaksa Amerika Serikat untuk menyerahkan Fethullah Gülen, seorang tokoh pemberontak Turki yang tinggal di Amerika Serikat dan secara konsisten disalahkan oleh Erdogan karena usaha kudeta yang keji. Pihak AS telah menolak untuk mengekstradisi Gülen, dengan alasan kurangnya bukti-bukti di lapangan.

"Ini dilihat sebagai upaya mentah untuk menekan langkah politik AS," jelas Dubes Jeffrey.

Pada hari Selasa (10/10), seorang reporter Wall Street Journal bernama Ayla Albayrak dijatuhi hukuman penjara selama dua tahun dan satu bulan di penjara karena diduga menyebarkan propaganda untuk mendukung sebuah kelompok teroris Kurdi.

"Ini adalah tuntutan pidana yang tidak berdasar dan sangat tidak pantas!," ungkap Kepala Redaksi Jurnal Gerard Baker.

Erdogan mensinyalir bahwa Duta Besar Bass mengambil keputusan untuk menghentikan pemrosesan Visa bagi warga Turki tanpa arahan dari atasannya di Washington.

"Jika dia membuat keputusan ini berdasarkan otaknya sendiri, maka otoritas AS yang lebih tinggi seharusnya tidak mempertahankannya dalam jabatan itu lebih lama!," tegas Erdogan.


FBI: Teror Las Vegas Tak Terkait Kelompok Teroris Manapun

FBI: Teror Las Vegas Tak Terkait Kelompok Teroris Manapun

Berita terkini hari ini FBI sebut teror Las Vegas tak terkait kelompok teroris manapun
Teror Las Vegas

bersamaislam.com Las Vegas - Menurut situs yang berafiliasi dengan IS (Islamic State), pelaku teror Las Vegas yang menewaskan 58 orang dan melukai ratusan lainnya melakukan perbuatan tersebut atas nama IS (IS yang sebelumnya ISIS / ISIL). Namun pihak Federal Bureau of Investigation (FBI)  mengatakan bahwa para pelaku tidak memiliki hubungan dengan kelompok teroris internasional.

Walaupun IS bersikeras telah mengklaim bertanggung jawab atas pembunuhan massal di Las Vegas, yang diyakini paling mematikan dalam zaman sejarah AS masa modern, ternyata ditemukan bukti bahwa teror Las Vegas dilakukan oleh seorang tentara yang berasal dari negara mayoritas Islam dan dia melaksanakannya sebagai tanggapan atas sebuah seruan dari atasannya untuk menargetkan negara-negara koalisi. Pihak media Reuters juga mengutip situs yang berafiliasi ke IS dan menyebut bahwa para pelaku baru masuk Islam beberapa bulan yang lalu.

Seperti dilansir RTNews pada Senin (2/10), kelompok teroris tersebut tidak menyebutkan nama penyerang tersebut namun mengklaim bahwa dia melaksanakan operasi tersebut sebagai tanggapan atas seruan kepada negara-negara sasaran koalisi. Namun sampai saat ini pihak berwenang belum mendapat bukti untuk mendukung klaim kelompok teroris tersebut.

Berita terkini hari ini FBI sebut teror Las Vegas tak terkait kelompok teroris manapun
Teror Las Vegas

Penyerang tersebut tidak berafiliasi dengan kelompok politik atau agama manapun, kata saudara laki-laki dari pelaku bernama Eric Paddock yang berasal dari Orlando.

"Tidak ada afiliasi keagamaan. Tidak ada afiliasi politik," jelasnya kepada CBS News.

Salah seorang staf polisi yang bernama Sheriff Joseph Lombardo juga mengatakan bahwa peristiwa tersebut adalah serangan "serigala tunggal" dan tidak dipengaruhi oleh organisasi apapun.

Badan keamanan AS menilai klaim IS hanya serampangan dan belum mengetahui fakta-fakta di lapangan. Dua pejabat senior AS yang tidak disebutkan namanya juga mengatakan kepada Reuters bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan adanya hubungan antara penembak dengan kelompok militan internasional manapun.


ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia

Broker Kripto

Tempo Doeloe

Olahan Makanan

Ulasan Film

Keimanan dan Keyakinan

Top Bisnis Online

Tips dan Trik